Thursday, 16 March 2023

Karier

Sumber:
https://id.pinterest.com/pin/760475087092964073/


 "Mas, aku ijin ikut acara kumpul keluarga di rumah Mamah ya, badanku greges"


Kali ini aku berdalih untuk menghindari kumpul keluarga besar di rumah mertua. Aku tau ini salah, tapi aku belum siap untuk menerima omongan dari keluarga Mas Pras. 


"yakin kamu enggak apa-apa aku tinggal?"

"iya mas, hati-hati di jalan"


Mas Pras adalah sosok suami yang sangat baik dan sopan. Hatinya lembut dan penuh kehati-hatian. Aku sangat merasa tentram dan bersyukur mendapati lelaki sepertinya. Hanya saja, sebulan lalu terdengar sayup Mas Pras sedang bercerita dengan Mamahnya dibelakang rumah, berbisik.


Aku tau, Mas Pras pasti enggan untuk menyampaikannya padaku secara lisan. Ia pasti tidak ingin menyakiti perasaanku dari lisannya, namun ketidaksengajaanku mendengar curhatan Mas Pras membuat aku cukup bingung. 


Mengapa ia tidak ingin menyampaikan padaku secara langsung?


Menjadi perempuan karier merupakan salah satu harapan terbesar aku selama ini. Pun itulah yang aku sampaikan ke Mas Pras awal pertama aku bertemu dengannya, jauh sebelum pernikahan. Ibuku merupakan sosok wanita karier yang selalu aku dambakan semasa kecil, terpatri dalam hati bahwa "aku ingin seperti Ibu".


Profesiku saat ini dapat dibilang cukup membanggakan. Posisi dan jabatan yang prestigious, perjalanan dinas ke Eropa dan menjadi sosok yang cukup disegani dan dihormati di perusahaan. Pekerjaanku mengharuskan aku untuk hidup berjauhan dengan Mas Pras, terkadang sebulan sekali atau dua kali kita bertemu dan bersapa.


Aku kira kebanggaanku akan menjadi kebanggaannya juga. Ternyata tidak demikian.


Sebulan lalu, aku tidak sengaja mendapati Mamah dan Mas Pras tengah asyik bercerita. Aku belum pernah melihat Mas Pras sesedih itu sebelumnya. Rupanya, kekalutan Mas Pras dua tahun pernikahan ini ia pendam dalam dan dibungkus dengan rapih menjadi senyuman. Ia, menginginkan aku untuk tinggal di rumah.  Terngiang suara lembut Mas Pras kepada mamah,


"Mah, apakah Pras sanggup merusak kebanggaan karier istriku? Ia sangat menyukai pekerjaannya."


Terima kasih Mas sudah sangat memahami perasaan ini. Tetapi, mohon beri aku waktu untuk melepaskan semuanya. Perlahan, hingga mendapati diriku ikhlas dan sukarela mengabdi sepenuhnya untuk keluarga, tanpa paksa.


#5CC #5CC8 #bentangpustaka #DioramaCareerClass

Artikel Terkait

Karier
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email